Merasa Diberhentikan Sepihak, 5 Eks Petugas Kebersihan Ngadu ke DPRD Bengkulu Utara
Laporan : Firdaus
RedAksiBengkulu.co.id, BENGKULU UTARA – Lima orang eks petugas kebersihan atau pasukan kuning mendatangi DPRD Bengkulu Utara, Senin (4/3/2017). Kedatangan mereka disambut Anggota DPRD Bengkulu Utara Slamet Waluyo Sucipto.
Mereka adalah Sahbarina (44), Tri Astuti (30), Muryani (48), Yenti Harnita (41) dan Disti Natalia. Kelimanya mengadu terkait namanya dicoret oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bengkulu Utara, yang otomatis kini tidak bekerja lagi.
Yang dikeluhkan eks petugas kebersihan itu adalah, sejak dicoret namanya dan tidak bekerja lagi, kelima orang itu digantikan dengan orang lain. Dan disinyalir petugas yang baru bekerja tersebut merupakan orang-orang terdekat pegawai DLH Bengkulu Utara.
Menurut pengakuan Sahbarina, ia dan keempat rekannya diberhentikan secara sepihak karena tanpa ada pemberitahuan ataupun surat pemberhentian secara tertulis. Dan pemberhentian sepihak itu diakuinya juga sejak beralihnya Bidang Kebersihan dari Dinas Pekerjaan Umum ke Dinas Lingkungan Hidup Bengkulu Utara.
“Kami diberhentikan begitu saja tanpa ada surat pemberitahuan. Parahnya, posisi kami sudah diganti petugas lain. Kami tahu yang menggantikan kami itu orang-orang dekat pegawai DLH,” akunya.
Pada dasarnya, sambung Sahbarina, ia dan rekannya hanya ingin dipekerjakan kembali. Karena sejak menjadi petugas kebersihan ia sangat bersyukur bisa membantu perekonomian keluarga, mengingat suaminya berpenghasilan tidak tetap.
“Kami sudah 11 tahun bekerja. Di sinilah tempat kami menyambung hidup. Kalau kami dipecat, kemana lagi kami mencari nafkah? Harapan kami, suara kami ini bisa didengar wakil rakyat untuk dipertimbangkan”, keluhnya.
Sementara itu, Anggota Komisi III DPRD Bengkulu Utara Slamet Waluyo mengatakan, pihak segera memanggil DLH Bengkulu Utara untuk mengetahui penjelasan dan alasan pemberhentian kelima mantan petugas kebersihan tersebut.
“Keinginan mereka sudah kami tampung. Nanti kita minta penjelasan dan jawaban dari DLH”, singkat Slamet.